Zidane Hanya Bisa Pasrah Ketika Bicara Soal Masa Depannya

Zidane Hanya Bisa Pasrah Ketika Bicara Soal Masa Depannya

Berita Liga Spanyol: Real Madrid tersingkir dari ajang Piala Raja Spanyol setelah dikandaskan tim divisi 3, Alcoyano. Pelatih Madrid, Zinedine Zidane hanya bisa pasrah menyikapi masa depannya.

Meski Eder Militao sempat membuka keunggulan Los Blancos sebelum jeda pertandingan babak 32 besar tersebut, klub kasta ketiga Alcoyano memaksa laga dilanjutkan ke babak tambahan setelah mencetak gol penyeimbang lewat aksi Jose Solbes pada menit ke-80.

Sebenarnya Madrid mendapat keuntungan setelah pemain Alcoyano, Ramon Lopez dikartu merah di paruh kedua babak tambahan. Alih-alih memaksimalkannya, pasukan Zidane justru kembali kecolongan dan Juanan sukses mencetak gol kemenangan lawan.

Hasil buruk ini datang kurang dari sepekan setelah Madrid tersingkir dari semi-final Supercopa de Espana oleh Athletic Bilbao, yang disusul dengan hasil imbang mengecewakan 0-0 lawan Osasuna di La Liga.

Kekalahan dari klub Segunda B tersebut semakin menambah tekanan pada pundak Zidane, yang mulai merasa tidak yakin masih mendapat dukungan dari para pemainnya sebagai pelatih.

“Saya kira begitu, namun Anda harus bertanya kepada mereka [apakah masih mendukung saya],” katanya dalam jumpa pers pascapertandingan.

“Kami telah melakukan hal-hal bagus, tidak begitu sering akhir-akhir ini, namun selain pertandingan terakhir kami melakukan hal-hal bagus musim ini. Kami harus berkonsentrasi pada hal-hal yang bisa dilakukan.”

“Saat Anda kalah, Anda selalu berbicara. Saya bertanggung jawab dan apa pun yang harus terjadi, akan terjadi. Saya sangat tenang, para pemain ingin memenangkan pertandingan. Mereka mencoba dan terkadang hal berbeda terjadi. Anda harus mengemban tanggung jawab.”

“Saya akan menanggapinya, seperti biasa. Para pemain telah mencoba dan jika kami mencetak gol kedua, pertandingannya akan lain, sepakbola seperti itu. Kiper telah melakukan dua atau tiga penyelamatan dan tidak membiarkan kami untuk mencetak gol kedua. Tapi saya yang bertanggung jawab. Kami tersingkir.”

Artikel Tag: Zinedine Zidane, Real Madrid

Barmaton Info