Soal Pungutan Di SD Negeri Sindangsari 1, Begini Penjelasan Kepseknya

Soal Pungutan Di SD Negeri Sindangsari 1, Begini Penjelasan Kepseknya

SERANG (Banten) Barmaton Info | Terkait dengan berita sebelumnya, dimana Wali murid SD Negeri Sindangsari 1 Kecamatan Pabuaran Kabupaten Serang mengeluhkan adanya pungutan yang dilakukan oleh pihak Sekolah untuk pembelian bangku belajar.

Kepala Sekolah SD Negeri 1 Sindangsari, Susi Rosida bersama Ketua Komite dan Wali kelas 1 saat ditemui awak media di sekolah pada Sabtu 19/12/2020 membantah ada pungutan liar kepada murid atau terhadap peserta didiknya.

Tidak benar itu Pak, semua sudah melalui proses musyawarah antara Komite dengan para wali murid,sebenarnya tidak ada pungutan-pungutan yg diminta pihak sekolah seperti yg dipertanyakan oleh beberapa wali murid,kalau pun ada iuran sebesar 205000 itu merupakan usulan para wali murid melalui rapat Komite sekolah,”Jelasnya.

Kepala Sekolah Susi Rosida mengakui memang ada sumbangan pembelian bangku sekolah sebesar 205000 namun itu bukan sumbangan wajib,kalau memang mau menyumbang boleh,tapi kalau tidak iya tidak apa-apa,jadi tidak ada paksaan kata Susi pada saat rapat wali murid.

Susi Rosida menjelaskan ,”Sebenarnya ada isu pungli dikarenakan ada beberapa wali murid yang tidak ikut rapat,
sementara yang hadir justru menyetujuinya,namun demikian dirinya berjanji akan membatalkan iuran tersebut dan mengembalikan uang yang sudah masuk kepada para wali murid”.

“Saya batalkan iuran itu dan uang yang sudah masuk akan kami kembalikan secepatnya,”pungkas Susi.

Perlu kita ketahui bersama bahwa seluruh pungutan dan sumbangan telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 44 Tahun 2012. Dalam Pasal 9 Ayat 1 menyebutkan, satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh pemerintah, dan / atau pemerintah daerah dilarang memungut biaya satuan pendidikan.
(Ohin/red)