Pengaruh Rasa Sakit Terhadap Performa Nishikori DiMusim 2019

Pengaruh Rasa Sakit Terhadap Performa Nishikori DiMusim 2019

Berita Tenis: Bintang tenis Jepang, Kei Nishikori mengklaim bahwa ia masih termotivasi untuk berlatih keras dan menjadi semakin kuat seiring dengan makin banyaknya petenis muda bermunculan. Ia juga waspada bahwa ia harus mempersiapkan diri dengan baik untuk bisa mengimbangi mereka.

Petenis berusia 30 tahun, Nishikori tidak memiliki keberuntungan terkait kesehatannya dalam beberapa musim terakhir, tetapi ia bertekad untuk mengatasi semua tantangan dan kembali ke lapangan dengan lebih kuat.

“Pastinya. Para petenis muda yang tangguh bermunculan, hal itu juga memotivasi saya untuk berlatih keras,” ungkap Nishikori kepada TBS S1 ketika ditanya apakah ia masih bersemangat untuk lebih tangguh.

Pada Oktober musim lalu, Nishikori memutuskan untuk menjalani operasi siku dan mengalihkan perhatiannya untuk sepenuhnya memulihkan diri dari operasi tersebut serta siap untuk mengawali musim 2020.

Setelah melaju ke perempatfinal Wimbledon musim lalu, Nishikori berjuang keras untuk tampil di level tinggi setelah ia kalah di babak pembuka turnamen Masters 1000 yang digelar di Montreal dan Cincinnati.

Runner up US Open musim 2014, Nishikori lalu memenangkan dua pertandingan pertamanya di US Open musim lalu, sebelum kalah dari Alex De Minaur di babak ketiga.

Nishikori berharap ia bisa kembali ke lapangan sebelum akhir musim ini, tetapi jika hal tersebut tidak terjadi, ia memilih untuk menjalani operasi.

“Musim lalu, saya mengacuhkan rasa sakit dan tetap bertanding, tetapi rasa sakitnya semakin parah seiring dengan semakin banyak saya melakoni pertandingan. Saya tidak bisa fokus bertanding, rasa sakitnya menguasai pikiran saya daripada sebelumnya,” tambah Nishikori.

Nishikori lalu mempersiapkan diri untuk kembali pada akhir Maret atau awal April musim ini sebelum turnamen tenis terpaksa ditangguhkan akibat pandemi COVID-19.

“Ketika saya mengangkat raket untuk kali pertama setelah operasi, saya merasa benar-benar ketakutan. Saya lupa, jadi saya seperti, ‘Bagaimana saya memegang raket?’. Saya benar-benar menantikan untuk melakoni pertandingan. Saya ingin menikmati diri saya ketika berada di lapangan daripada mengharapkan diri saya untuk menjadi sempurna, dan bermain dengan penuh kesenangan,” tukas Nishikori.

Artikel Tag: Tenis, US Open, Kei Nishikori