GRID dan Rethink Mental Illnes Gelar Turnamen Amal CS: GO

GRID dan Rethink Mental Illnes Gelar Turnamen Amal CS: GO

Berita Esports: GRID resmi menjalin kerjasama dengan organisasi amal asal Inggris, Rethink Mental Illnes untuk menggelar turnamen amal CS: GO.

Dilansir Esports Insider, kedua pihak akan membuat turnamen bertajuk ‘The Fight Before Christmas’, sebuah event game CS: GO yang bertujuan untuk menggalang dana dan membangun kesadaran akan kesehatan mental. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu, 6 Desember pukul 12:00 CET via Twitch.

Selain itu The Fight Before Christmas akan menggunakan mode permainan Wingman CS: GO dengan kehadiran roster pria maupun wanita yang akan turut merayakan inklusivitas ini.

Platform komunitas esports wanita, WIDE.GG, telah terungkap sebagai partner event mix-gender ini, sementara TheEsportsBible akan menjadi Enpowerment Content Partner. Xtrfy dan Skinwallet juga akan bergabung dengan GRID sebagai mitra penggalangan dana.

Key Account Manager GRID, Harry Wigget, mengaku pihaknya perlu merayakan akhir tahun 2020 dengan konten CSGO yang fresh untuk penggemar, juga sebagai rasa syukur mereka bisa bertahan di tahun tidak terduga ini.

“Bersama dengan mitra kami (Rethink), kami sekarang mengumpulkan dana dan meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental,” kata Harry dilansir Esports Insider.

“Kami ingin meningkatkan kesadaran akan layanan Rethink Mental Illnes dan juga mengumpulkan dana bagi mereka untuk maju dalam mendukung mereka yang membutuhkan. Terima kasih kepada semua orang yang terlibat dalam acara ini, sangat menyenangkan bisa memberi di ranah kesehatan mental,” ungkapnya.

Total delapan tim dengan dua tim di antaranya diharapkan untuk bersaing dengan pemain senior Swedia Julia “Juliano” Kiran, dan roster Natus Vincere Ilya “m0nesey” Osipov diumumkan sebagai daftar kompetitor (lawan) pertama.

Siaran utama Fight Before Christmas akan diproduksi oleh Relog Media, dengan acara diatur untuk menggunakan stream POV dari para peserta. Juga telah dikonfirmasi bahwa kompetisi akan berfokus pada kegiatan donasi dan interaksi dengan komunitas, daripada turnamen dengan format komentar.

GRID telah mengumumkan bahwa pemain untuk acara utama belum sepenuhnya terpenuhi, dengan firma terbuka untuk lebih banyak melihat talenta yang ingin berpartisipasi.

Seorang juru bicara dari Rethink Mental Illnes mengaku sangat bersyukur bisa terlibat di acara amal tersebut, dan berharap hubungan yang berkembang antara charity dan esports dapat terbangun di masa depan.

“Setiap donasi yang diterima akan digunakan untuk mendukung mereka yang sangat terpengaruh oleh penyakit mental.” Ujar dia mengenai hasil donasi event dilansir Esports Insider.

Artikel Tag: GRID, Rethink Mental Illnes, CS: GO, charity, Esports

Barmaton Info