Bhayangkara Solo FC U-20 Berduka, Listianto Raharjo Tutup Usia

Bhayangkara Solo FC U-20 Berduka, Listianto Raharjo Tutup Usia

Berita Liga 1 Indonesia: Kabar duka datang dari persepak bolaan tanah air. Mantan kiper timnas Indonesia dan Pelita Solo yang terakhir menjabat sebagai Pelatih kiper Bhayangkara Solo FC, Listianto Raharjo meninggal dunia, Selasa (20/3) sekitar pukul 23.00 WIB.

Dia menghembuskan nafas terakhir terkena serangan jantung dan meninggal dunia pada usia 51 tahun di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya. Dia sempat menjalani perawatan sebelum akhirnya tidak dapat ditolong oleh tim medis.

COO Bhayangkara Solo FC, Kombes Pol Sumardji membenarkan perihal meninggalnya pria yang turut mengantar PSS Sleman promosi ke Liga 1 Indonesia. Perannya cukup besar mengantarkan tim berjuluk Super Elang Jawa itu kembali ke kasta tertinggi sepak bola tanah air.

Kepergian salah seorang mantan kiper timnas Indonesia tentunya membuat tim berjuluk The Guardian itu menjadi kehilangan. Alhasil, mereka harus bekerja untuk kembali mencari pengganti pelatih kiper untuk tim U-20 nantinya.

“Meninggalnya sekitar pukul 23.00 WIB. Tadi sore masih latihan dan memang tinggal di mess pemain di Surabaya. Segenap manajemen Bhayangkara Solo FC meraskan kehilangan sosok legenda kiper. Kami ikut berduka sedalam-dalamnya,” ujar Sumardji seperti dilansir laman resmi klub.

Sepanjang karir di sepak bola Indonesia, Listianto Raharjo memang terkenal jadi salah satu penjaga gawang andalan Pelita Jaya dan berlanjut ke Pelita Solo. Selain itu juga menjadi kiper SEA Games 1997 dan Tiger Cup 1996 bersama pelatih timnas Indonesia, Henk Wullems.

Karir Listianto Raharjo sebagai pemain juga sempat singgah di Arema Malang, Persikota Tangerang, Persib Bandung, hingga Persibom Bolaangmongondow.

Artikel Tag: bhayangkara solo fc, Listianto

Barmaton Info